Selamat Datang di Catatan Liar : theOne :-)

Sabtu, 05 September 2020

Wanita, Menurut Rocky Gerung

Suatu ketika pak Rocky Gerung pernah mengungkapkan dalam sebuah acara di salah satu tivi, tentang perempuan atau wanita.

RG mengatakan bahwa wanita itu indah sebagai imajanisi. Namun bisa sangat berbahaya sebagai fakta dan realita. Nah, aku tidak dalam rangka membantah atau pun mengiyakan ungkapan itu. Namun ingin menyatakan sesuatu pula tentang perempuan atau wanita itu.

Bahwa keunikan terunik dari seorang perempuan adalah ketika ia merasa rindu serindu rindunya dengan seseorang, namun tetap tidak ingin mengungkapkannya. Keinginannya saat itu hanya satu. Berharap orang yang dirindukannya mengetahui dan menyatakatan kerinduan kepadanya.

Pakai logika terbalik, pikirku.! Baru masukkan rumus Khalil Gibran, karena wanita ingin dimengerti.!

Kuba, 04012020

Minggu, 29 Desember 2019

Semoga

Harapan demi harapan selalu ditautkan dalam rangkaian do'a yang dipanjatkan. Semoga selalu diberikan kesehatan dan kekuatan. Kepayahan yang sedang dijalani semoga akan indah pada waktunya. Walau kabar jarang dikabarkan. Dan pantauan jarang terpantau. Namun tersirat dalam berbagai jejaring bahwa keadaan baik-baik saja.

Kasih sayang tetap dibalut dalam rindu yang berkepanjangan. Selamat malam makhluk Tuhan paling terfavorit..😊😍

Selasa, 24 Desember 2019

Mungkin


Mungkin saja. Kau terlalu menyelami makna mengasihi. Hingga kau lupa cara mengasihi dirimu sendiri. Mungkin saja. Kau terlalu larut dalam menyayangi. Hingga kau tak tahu kemungkinan orang lain tengah membenci. Mungkin saja. Kau terlalu lebar membuka hati. Hingga kau lupa bagaimana cara menutupnya kembali. Mungkin saja..!

Kau tetap lelaki sejati super tamvan, yg kadang remuk dihantam rindu.
~ Chusnul Chusvi ~


Minggu, 08 Desember 2019

Kenapa

Kenapa aku begitu mengkhuatirkannya? Sakitkah..? Bad mood..? Atau aku yg membosankan...? Entahlah..! Aku takut jika menitipkan tanya kepadanya, akan menambah beban di kepala. Aku tak ingin menjadi bagian pembawa duka lara. Bahagianya bahagia ku juga. Dukanya duka ku juga. Dan kini, aku hanya bisa menerka. Semoga mereka baik-baik saja.


Berkabar

Ingin ku berkabar tentang keadaaan dan perasaan. Sebaliknya, ingin ku tahu tentang apa dan bagaimana keadaan. Ini bukan hanya soal rindu. Namun juga tentang empati dan kasih sayang. Dari setiap balik tembok ku telusuri jejak digital. Tapi untuk memulai ku takut tidak tepat sasaran.

Semoga baik-baik saja.!

Sabtu, 07 Desember 2019

Lari


Bukan tanpa sebab aku lari dari gegap gempita metropolitan. Riuh kota kadang membuatku lupa menikmati kedamaian. Lalu lalang manusia kadang membuatku terpenjara dalam kebisingan. Itulah mengapa keheningan dan hamparan semesta sejauh mata memandang tempatku yg paling nyaman. Karena aku memang penikmat gurun pasir dan sawah peladangan.

Selamat berakhir pekan rinduku 😍


Rasa

Pagi ini. Entah dari mana hendakku mulai tulisan ini. Seperti ingin melayangkan sepucuk surat kepada sang tuan rindu. Tapi ku takut tak terbaca karena satu dan lain hal. Tapi tak mengapa. Sekalipun menjadi tulisan usang. Setidaknya aku pernah menuliskan ini tentang rasa yang luar biasa.

Dari luar terpancar keriuhan. Namun hening di dalam. Rindu selalu mewarnai hati yg mungkin babak belur dihantam kecemburuan. Walau sebenarnya cemburu itu pun tak beralasan. Ya, begitulah. Barangkali di frekwensi yang sama, hal yang sama juga dirasakan.

Oke..
Bersambung aja ya..😉😍

Jumat, 06 Desember 2019

Kamu



Selasa, 03 Desember 2019

Ruang


Karena di kamu ada aku. Dan di aku ada kamu. Mungkin saja itu alasanku mengapa harus merindu. Andai saja kau bisa menatap ke ruang terdalamku, kau akan melihat, betapa istimewanya kau duduk di singgasana batinku. Kalo kek gitu kalimatnya, lebayy gak sih..😀😂


Sabtu, 30 November 2019

Senja


Aku yang terenyuh di sudut senja. Kala mentari mulai melenyap. Berharap pancaran mentari esok kan tiba. Dan senyum sumringah menyambut sinaran.

#pku-ujungnovember2019

Kamis, 21 November 2019

Lelah

Boleh lelah..


Dan capek itu manusiawi..
Tapi...mengeluh jangan..!!!
Mungkin tak seberapa energi yg kau keluarkan ketimbang kapak dan cangkul yg mereka ayunkan setiap hari. 

#penghujungvisitasi2019

Minggu, 10 November 2019

Walau

Rindu membuncah


Rasa tetap dipendam
Cinta diurai dalam simpul
Pandangan tak ditatap
Sikap diatur dalam ritme
Amanah selesai
Semua tak bisa ku paksa walau hati menjerit

@thezurivalidasi, awalnovember2019

Rabu, 06 November 2019

Sunyi



Senin, 04 November 2019

Kematian

Sungguh kematian tak sorangpun yang bisa menunda dan atau mempercepatnya walau sesaatpun. Jika kau adikku tidak syndrom, maka kau sudah tergolong akil baligh dan berakal. Tentu pula akan ada hitung2annya di alam baqa nanti. Namun, atas kuasa_Nya pula, kau akan masuk syurga tanpa hisab. Insya Allah

Selamat jalan adikku, Ta' Yutna. Pada saatnya nanti Alang akan menyusulmu juga. Giliran waktu saja.

Minggu, 03 November 2019

Hampa

Nol. Jika nol masih ada nilai. Jika kosong, itu lah sebenar-benar kehampaan. Putih. Masih ada warna. Jika bening, tak tahu lah saya warna bening itu disebut apa?

Jumat, 01 November 2019

Bongkar

Bapak - bapak, ibu - ibu semua yang ada di sini...jangan bilang - bilang sama anak gadisnya kalau aku lagi sama emak - emak yang pada sibuk bongkar dokumen buat nyiapin akreditasi..hehe 🤣🤣🤣

Kamis, 31 Oktober 2019

Detak

Pernah menikmati bunyi detak jam dinding di tengah hari..? Bunyi dengan jarak dan tempo yang teratur, tentunya. 

Ternyata bunyi itu mampu membuat frekwensi otak meningkat untuk berfikir lebih hebat dan lebih cerdas. 

Dan kemampuan hati untuk lebih merasa, juga akan meningkat tajam setajam silet!

Ingin coba, silakan.? Dan aku sudah berhasil. Karena, fikiran dan hati butuh waktu untuk menikmati kesunyian walau siang penuh dengan kebisingan.

Selasa, 29 Oktober 2019

Seperti

Seperti kau pernah menatapku. Pandanglah masa depanmu penuh gemilang dan cahaya yang benderang. Dinamika dan warna-warni kehidupan adalah estetika hidup.

Kuatkan derap langkahmu ke depan. Ayunkan tanganmu bersama genggaman jemarinya yang tegas. Aku tetap menyanggamu jika kau butuhkan. Jika pun tidak, aku selalu ada selagi hayat masih dikandung badan.


Lelaki

Aku lelaki. Dan kusadari sepenuh hati, bahwa lelaki sepertiku bukanlah impian. Namun, [menurutku] bukan pula untuk mudah dibenci begitu saja. Jika suatu hari aku "jatuh" hati, memang sulit bagiku untuk "bangun" kembali.

Hingga aku menyayangi kalian tanpa mahar. Mungkin karena itulah mengapa lelaki sepertiku bukanlah impian.

Selamat menikmati malam bersama sahutan kodok dan suara jangkrik yang menikam.

Senin, 28 Oktober 2019

Jenuh

Kembali membiasakan jemari menulis di chanel ini sambil melatih hati untuk tidak mengaharapkan like dan comment layaknya di akun media sosial. Ini dilakukan semata untuk mempertegas bahwa di kesunyian like dan komentar terdapat sensasi yang luar biasa bak menyeruput kopi bagi para pecandunya. Nikmat sekali. Dan indah berkali-kali, tentunya 🙂🙂🙂

Akan tetapi hal itu menurut pendapatku sendiri. Belum tentu menurut orang lain. Lagi pula untuk saat ini aku tidak menginginkan pendapat orang lain. Karena belum tentu sama dengan pendapatku. Lebih dari itu, jika siapa saja yang punya pendapat berbeza silakan tulis di akunnya masing-masing 🤣🤣🤣

Barangkali titik jenuh terhadap media sosial untuk berlama-lama di sana sudah berada di puncak tertinggi. Dan karena terlalu lajunya arus informasi mulai dari yg sangat penting  sampai informasi yg tak punya nilai apa-apa, membuat keputusanku semakin mantap utk menarik diri darinya.😎😎😎


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons